Kamis, 19 Mei 2016

Kisah Dongeng Anak Tentang Moral Ala Sariwangi

Menikmati senja hari bersama keluarga sangat pas dengan hadirnya teh kebanggaan keluarga Indonesia Sariwangi. Hangatnya akan membuat kumpul bersama keluarga menjadi lebih berarti. Kali ini, Sariwangi akan menghadirkan salah satu kisah dongeng anak tentang moral yang bisa menjadi inspirasi mendongeng bunda untuk anak-anak di rumah. Anak-anak memang memerlukan pendidikan moral sejak dini. Karena masih sulit memahami apa itu moral yang baik, sangat pas rasanya jika bunda menyampaikannya melalui dongeng yang mudah dimengeti.

Cerita dongeng anak ini menceritakan tentang semut yang rajin dan belalang yang malas. Hutan terasa sangat damai karena penghuninya selalu hidup rukun. Belalang yang pandai bernyanyi dan menciptkan musik terlihat bergembira memainkan musiknya dikelilingi binatang-binatang lain yang asyik berjoged. Di lain tempat, para semut sedang berdiskusi untuk mempersiapkan makanan untuk musim kemarau karena musim kemarau bisa sangat panjang dan makanan serta air susah didapat. Semut bersama pasukannya berjalan siap mencari makanan dan air. Ketika sampai di tempat belalang, semut menyapa belalang. Belalang mengajak semut bergembira namun semut menolak karena menurut semut waktu tersebut tidak pas untuk bergembira karena kemarau akan segera datang. Semut mengajak belalang mempersiapkan makanan dan air. Tetapi, belalang menghiraukannya karena belalang pikir musim kemarau masih lama dan makanan masih banyak di kala itu.

Kemarau pun tiba. Hutan sangat kering. Semua binatang berlindung di tempatnya masing-masih. Namun, apa yang terjadi pada belalang? Belalang terbang ke sana kemari mencari makanan dan air namun tidak menemukannya. Ia sampai di dekat sarang semut dan mendengar musik yang menyenangkan. Belalang mengetuk sarang, meminta makanan, namun salah satu semut tidak berani memberikan makanan tanpa seijin raja semut. Belalang jatuh pingsan dan raja semut yang baru dari luar sarang menolong dan membawanya masuk.

Setelah siuman, belalang terkejut melihat begitu banyak makanan dan air. Ia merasa sangat malu karena malas dan tidak sempat mengumpulkan makanan dan hanya menghabiskan waktunya untuk bergembira saja. Raja semut senang belalang telah sadar dan memberikan makanan kepada belalang. Setelah itu, belalang berjanji akan mempersiapkan musim kemarau dengan lebih baik. Kisah dongeng anak ini mengajarkan anak-anak untuk bekerja keras sebelum mendapatkan kesenangan. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Selamat mendongeng bunda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar akan dimoderasi.
Maaf hanya membalas komentar dari author perempuan.

© 2012 JuvMom - Juvenile Mom's Stories | Powered by Blogger | Design by Enny Law