Snacking Time Asyik Bareng Good Time

Semakin beranjak dewasa, saya menjadi pribadi yang mudah untuk memahami dan menghormati value orang lain. Meskipun value mereka bertentangan dengan value saya. Tapi saya akan tetap berusaha untuk menghormati dan gak mengusik orang lain. Ya karena kita memang gak bisa memaksakan kehendak kita pada orang lain. Apalagi jika suka menyangkut value sebuah keluarga. Tentu setiap keluarga memiliki value yang berbeda.

Meski kadang ada beberapa orang yang gak bisa menerima value keluarga kami kemudian menceramahi panjang lebar. Kalau sudah begini saya abaikan saja.

Seperti di keluarga kami. Kami punya larangan, agar anak-anak gak bermain di luar rumah. Karena saya tahu betul lingkungan ini dan ingin meminimalisir kemungkinan anak kami terkontaminasi. Mungkin agak terdengar aneh tapi ya memang begini prinsip kami. Lebih baik punya teman sedikit daripada berteman banyak tapi salah gaul.

Bagi beberapa orang pasti mikir, nanti anaknya kuper lah, gak bisa gaul, ini dan itu. Tapi buat saya itu bukan masalah. Karena anak-anak kami masih bisa bergaul di sekolah yang lingkungannya lebih baik.

Meski di Rumah Tetap Enjoy

Tentu dengan prinsip kami ini, kami juga harus punya jalan keluar untuk membuat anak-anak merasa nyaman berada di rumah. Kami sengaja membuat rumah kami minim perabot rumah tangga, agar mereka bisa bergerak cukup bebas. Kami memperbanyak buku bacaan dan permainan edukasi.

Gak lupa tentunya saat sore hari, kami snacking time. Meski sebenarnya mereka selalu dapat mengambil cemilannya sendiri kapanpun, tapi berbeda jika di sore hari. Saat suami pulang kerja dan semua sudah mandi, kami biasanya duduk-duduk mengobrol sambil makan cemilan.

Biasanya menu cemilan memang berubah-ubah tergantung stok yang ada. Tapi beberapa hari ini kebetulan kami punya stok Good Time. Suami beli Good Time cukup banyak karena sedang ada promo di salah satu mini market dekat rumah.

Snacking Time Bareng Good Time

Tahu gak sih Good Time ini cemilan yang saya suka sejak saya kecil. Saya ingat, kalau diajak ke supermarket oleh mendiang ayah saya, pasti saya selalu beli Good Time dan saya makan sendiri, hahaha. Dan ternyata suami saya juga suka Good Time dari kecil.


Wah gak nyangka ternyata Good Time ini legend banget. Bahkan kami pun akhirnya membuat anak-anak kami suka makan Good Time.

Rasa cookies Good Time dari dulu sampai sekarang juga gak berubah, tetap enak. Bahkan sekarang ada banyak varian baru yang rasanya enak semua.

Manfaat Snacking Time Bareng Keluarga

Meski full day di rumah bareng anak-anak, gak berarti saya juga seharian penuh sadar membersamai mereka. Mungkin terkadang hanya fisik saya saja yang ada di dekat mereka. Tapi otak saya ke mana-mana mikirin menu buat besok, mau belanja apa, dan banyak hal lainnya.

Snacking time ini bikin kami jadi semakin dekat karena ngobrol-ngobrol santai sambil nyemil Good Time itu enak banget. Bikin suasana jadi gak bosen dan mengalir.

Bagi anak cowok saya yang berat badannya kurang memuaskan snacking time ini juga berfungsi untuk booster berat badan. Jadi kadang saya juga memberikan cemilan yang tinggi kalori. Gak heran kalau saya dan suami ikutan gendut, ya gini ini, anaknya yang program naikin berat badan orang tuanya ikutan naik juga, ahahaha.

Kalau dipikir-pikir kenapa sih Good Time selalu disukai dari dulu sampai sekarang? Saya rasa itu karena rasa kue Good Time yang selalu terjaga, gak berubah meski sudah berganti generasi. Cookies Good Time ini modelnya homebaked style cookies banget. Berasa seperti kue buatan rumahan yang dibuat dengan cinta, uuwww.


Bahkan ketika saya coba cookies yang lain, rasanya gak bisa seenak ini loh, Good Time emang #1 choco chip cookies di Indonesia, deh.

#BedaKeluargaBedaCerita

Sebagai cookies homemade nomor satu, tepat pada tanggal 27 November lalu Good Time meluncurkan gerakan #BedaKeluargaBedaCerita dan memperkenalkan brand ambassador Good Time yaitu Artika Sari Devi.

Nah, Kalau pernah makan cookies Good Time pasti tahu deh, kalau Good Time itu beda dari cookies lainnya. Good Time juga berada di peringkat pertama dalam nilai penjualan Kukis Chip di Indonesia pada periode Mei 2018 - Mei 2019 menurut data Nielsen Retail Audit. Tiap cookies bentuknya beda tapi rasanya sama, enak! Begitulah seperti setiap keluarga yang berbeda tetapi sama-sama memiliki kebahagian yang berbeda pula.

Gerakan #BedaKeluargaBedaCerita ini mengajak para keluarga untuk saling menghargai value tiap keluarga. Good Time mendukung keluarga Indonesia untuk merayakan keberagaman cerita, ide, dan inspirasi dalam menghadirkan kehangatan keluarga.

Selaku brand ambassador Good Time, Artika Sari Devi mengajak keluarga lain untuk dapat saling terbuka dan nyaman dengan adanya perbedaan value setiap keluarga. Dan tentunya menerima kondisi pada keluarga masing-masing dengan penuh rasa bersyukur.

Beberapa waktu lalu salah satu Artika Sari Devi juga ngobrol bareng Agatha Suci tentang keluarga masing-masing. Kamu bisa lihat nih di IGTV ini: https://www.instagram.com/tv/B6YK1rSj6Jf/?igshid=ur3emaxld05c/.

Buat yang belum tahu, Agatha Suci ini memiliki dua anak berkebutuhan khusus. Ya bayangkan dua anak loh yang berkebutuhan khusus. Mereka berdua ngobrol bareng mengenai keluarga mereka tanpa saling menjatuhkan. Justru memberi support satu sama lain. Nah semangat inilah yang harus-nya dimiliki seluruh keluarga. Agar selalu bangga dengan keluarga sendiri tetapi juga tidak menjatuhkan keluarga lain yang berbeda cerita.

Jadi jangan merasa berkecil hati, atau membanding-bandingkan keluarga sendiri dengan yang lain, karena #BedaKeluargaBedaCerita adalah sesuatu yang lumrah.

Begitulah seharusnya kita menghargai setiap perbedaan itu. Karena setiap orang punya cara masing-masing untuk hidup bahagia. Kalau kamu, apa nih cerita keluarga kamu?

Tidak ada komentar

Komentar akan dimoderasi.
Maaf hanya membalas komentar dari author perempuan.