Penyakit Apa Saja yang Ditangani oleh Dokter Mata?


Dokter yang memiliki keahlian dalam bidang indra penglihatan mulai dari perawatan, pemeriksaan, dan diagnosis yang berkaitan dengan penyakit mata serta gangguan penglihatan adalah profesi seorang dokter spesialis mata. Selain itu, dokter mata juga memiliki kompetensi dalam menangani operasi bagian mata.

Apakah anda pernah mengalami penyakit mata yang harus dibawa kepada ahlinya? Tidak semua penyakit mata perlu ditangani oleh dokter mata, seperti mata merah dan mata lelah. Dua penyakit tersebut dapat ditangani oleh dokter umum. Lalu apa saja penyakit mata yang harus ditangani oleh ahlinya? Berikut beberapa penyakit mata yang harus ditangani oleh dokter spesialis mata.

Katarak 

Katarakadalah gangguan pada bagian lensa mata yang menjadi keruh. Perkembangan penyakit ini terjadi secara perlahan bahkan penderita tidak merasakan gejala pada awalnya. Penderita karatak biasanya ditandai dengan, pandangan kabur seperti berkabut, pandangan ganda, penurunan penglihatan di malam hari, silau saat melihat cahaya, warna di sekeliling terasa memudar, dan sering berganti ukuran kacamata.

Blepharitis

Blepharitis adalah kondisi kelopak mata yang mengalami peradangan, biasanya terjadi di area bulu mata. Hal ini disebabkan oleh tersumbatnya kelenjar minyak kecil yang terletak pada dasar bulu mata. Namun demikian, kondisi ini tidak mengakibatkan kerusakan permanen pada penglihatan. Gejala blepharitis antara lain adalah kelopak mata bengkak, area kelopak mata sering terasa gatal, mata merah, mata berair, sensitif terhadap cahaya, terdapat kerak pada area bulu mata atau ujung mata, mata terasa terbakar, terasa ada yang mengganjal mata, dan kelopak mata merah atau inflamasi.

Glaukoma

Glaukoma adalah gangguan penglihatan yang diakbitkan oleh kerusakan saraf mata dan dapat menyebabkan kebutaan. Tekanan bola mata ini biasanya menyerang pada usia lebih dari 60 tahun, namun hal ini juga dapat terjadi pada siapapun. Glaukoma yang umum terjadi adalah glaukoma sudut terbuka. Gejala dari tekanan bola mata pada jenis ini antara lain melihat titik kehitaman yang mengikuti gerakan bola mata, sering melihat titik hitam yang berupa area kecil pada penglihatan tepi atau pusat, pandangan terasa mengerucut seperti terowongan.

Keratitis

Keratitis adalah kondisi organ mata bagian kornea yang mengalami peradangan. Hal ini biasanya terjadi karena adanya infeksi atau trauma pada mata, seperti pemakaian kontak lensa yang melebihi batas waktu seharusnya. Infeksi pada area kornea bisa disebabkan oleh jamur, virus, parasite, atau bakteri. Gejala yang umum terjadi adalah rasa nyeri pada mata, mata merah, sulit membuka mata karena rasa sakit, penglihatan menjadi buram, mata berair, rasa mengganjal pada mata, sensitif terhadap cahaya.

Uveitis

Uveitis adalah kondisi uvea atau lapisan tengah mata mengalami peradangan. Hal ini ditandai dengan salah satu atau dua mata yang terlihat sangat merah karena terdapat banyak pembuluh darah bagian uvea. Umumnya uvea terjadi pada usia 20-50 tahun, namun tak jarang dialami oleh anak-anak pula. Gejala uvea antara lain penglihatan menjadi kabur, nyeri pada area mata, terasa ada titik kecil yang menghalangi pandangan, berkurangnya kemampuan melihat objek yang terletak di samping, sensitif terhadap cahaya, mata merah.

Di atas adalah beberapa penjelasan mengenai penyakit mata yang sering dialami oleh khalayak, dan masih ada penyakit mata lain yang tentunya harus ditangani oleh dokter mata seperti keratonocus, tumor jinak mata, pseudotumor, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk memeriksakan pada dokter mata jika mengalami gejala seperti yang telah disebutkan ya!

Tidak ada komentar

Komentar akan dimoderasi.
Maaf hanya membalas komentar dari author perempuan.