Stay at Home Mom, Butuh Pumping Gak Sih?



Gak kerasa, anak ke empat saya sudah empat bulan aja. Dan artinya saya juga sudah sekitar empat bulan pumping terus. Meskipun saya stay at home mom (SAHM), saya memutuskan untuk pumping karena anak saya saat itu mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis. Berat badan lahirnya 4 kg berkurang menjadi 3,6 kg. Padahal anak ini selalu menyusu langsung pada saya. Tetapi ternyata durasi menyusuinya yang kurang dari 10 menit membuat anak saya gak cukup mendapatkan hindmilk. Kondisi lidahnya yang juga ada indikasi tounge tie juga memperparah perlekatan saat menyusui. Jadilah saya memutuskan untuk pumping. Sesuatu yang sebenarnya saya malas sekali untuk memulainya.

Ya tahu sendirilah, pumping itu ribet. Harus cuci botol dan segala macam spare partnya. Memikirkannya bikin saya malas awalnya. Tapi karena anak saya tidak bisa menyusu dengan baik, saya beranikan untuk pumping dan melawan rasa malas.

Manfaat Pumping

Saat awal memulai pumping memang sulit sekali. Karena harus selalu dispilin pumping per dua jam untuk meningkatkan produksi ASI belum lagi badan masih gak nyaman pasca melahirkan. Dan pas pumping melihat hasil pumping hanya 20 ml dari dua payudara. Sedih banget rasanya. Padahal pumping dapat 20 ml itu sesuatu yang biasa kalau bayinya masih dua minggu. Karena memang kebutuhan ASI belum terlalu banyak. Tapi karena terus pumping sekarang sekali pumping dari dua payudara bisa dapat 50-100 ml per dua jam. Kalau jedanya lebih dari tiga jam biasanya bisa dapat 150-260 ml. Tapi yang bagus itu pumping per dua jam ya, supaya produksi ASI meningkat.

Selama pumping ini kerasa banget kalau ternyata pumping itu bukan hanya untuk para working mom. Dulu saya punya mindset kalau stay at home mom ngapain pumping, ribet, hehe. Eh ternyata, meski gak bekerja di luar rumah, pumping banyak banget manfaatnya loh.

Booster Berat Badan Bayi

Kenaikan berat badan pada bayi baru lahir memang hal yang sangat penting. Di bulan pertama, berat badan bayi harus naik minimal 800 gram loh kalau di KMS. Bayangin aja, anak saya beratnya malah turun 400 gram. Apa saya gak panik. Jadi satu-satunya cara yang bisa saya lakukan untuk menaikan berat badan bayi dengan cepat yang dengan pumping dan meminumkannya sesering mungkin.

Mempermudah Ibu untuk Menggantikan Peran Menyusui

Punya anak 3 dan harus tetap mengerjakan pekerjaan rumah memang bukan hal yang mudah. Apalagi saya tim gak pakai ART. Jadi harus ada yang menggantikan saya untuk menyusui bayi Rozan. Biasanya suami yang menggantikan saya untuk menyusui Rozan. Istilahnya bapak ASI gitu. Kadang juga kakaknya yang paling besar yang membantu memegang botol susu adiknya.

Dan semenjak saya punya stok ASIP saya bisa cukup lega untuk melakukan pekerjaan rumah tanpa diburu-buru untuk segera menyusui anak. Pernah juga beberapa waktu lalu saya pergi rapat ke sekolah anak pertama. Saya pergi tanpa bawa bayi sama sekali. Dua bayi saya titipkan pada abinya. Bayangkan kalau gak ada stok ASIP, suami saya pasti gak mau ditinggalin bayi-bayi hihi.

Menjaga Demand dan Supply ASI

Menyusui langsung memang sangat tergantung pada bayi. Kalau bayi menolak menyusui maka saat payudara penuh gak bisa dikosongkan. Padahal jika kondisi payudara penuh gak dikosongkan, maka demand ASI akan berkurang sedikit demi sedikit. Dengan pumping saya jadi bisa selalu mengosongkan payudara tanpa tergantung dengan bayi yang kadang menolak menyusui karena mengantuk.

Memilih Pompa ASI yang Cocok

Saat memutuskan untuk pumping, hal yang perlu diperhatikan adalah memilih pompa ASI yang cocok. Dulu saya gak pakai pikir panjang, asal beli aja pompa ASI merek Real Bubee karena harganya murah. Eh ternyata dipakai lama-lama sakit karena corongnya gak cocok. Setelah itu saya cari-cari lagi pompa ASI apa yang cocok. Ketemulah pompa ASI merek Gabag, langsung cocok gitu aja karena saya tanya-tanya ke orang yang pakai itu, hehe.



Nah kalau kamu pengen beli pompa ASI saran saya sih mending coba sewa dulu. Kenapa sewa? Karena saat kita sewa bisa ngerasain kita cocok apa gak sih dengan pompa ASI ini tanpa meraba-raba. Baru deh kalau sudah cocok beli yang nyaman dengan kita. Ya bayangin aja masa mau tiap hari pumping pakai pompa ASI yang gak nyaman. Bisa-bisa malah melukai payudara, gawat banget kan.

Buat kamu yang mau sewa pompa ASI bisa banget ke biru.id. Ada merek Medela dan Spectra yang bisa kamu sewa, mulai dari 1 minggu sampai 1 bulan. Kamu bisa sewa sesuai kebutuhan. Kalau sudah cocok tinggal cus beli. Jadi gak perlu bolak balik beli pompa ASI yang malah jatuhnya lebih mahal kalau diakumulasi.



Kalau moms pakai pompa ASI apa nih? Punya pengalaman tentang pumping juga gak?

2 komentar

  1. Pumping memang sangat bagus untuk Ibu yang sedang bekerja maupun tidak.

    BalasHapus
  2. Ternyata pumping juga bisa meningkatkan berat badan bayi ya, Bun.

    BalasHapus

Komentar akan dimoderasi.
Maaf hanya membalas komentar dari author perempuan.