Rabu, 12 Agustus 2015

Tips Agar Nyaman Menggunakan Menspad

Menspad Sobi
Bagi beberapa orang yang gak cocok menggunakan pembalut sekali pakai, menspad memang menjadi alternatif. Saya pun merasa pakai menspad lebih nyaman ketimbang pembalut sekali pakai. Gak hanya itu banyak alasan mengapa menspad lebih baik dari pembalut sekali pakai. Meski tetap aja gak sepraktis kalau pakai pembalut sekali pakai yang bisa langsung buang. Budget untuk membeli menspad juga cukup besar ketimbang ngecer pembalut sekali pakai. Satu menspad paling murah dibandrol dua puluh delapan ribu. Tapi harga segitu bisa dipakai berkali-kali.

Awal-awal saya memakai menspad saya merasa kurang nyaman. Ternyata gak hanya saya saja yang merasa sepereti itu. Beberapa orang yang mencoba menspad juga terkadang merasa menspad gak terlalu nyaman dipakai. Mungkin yang salah bukan pada menspadnya tapi pada cara pemakaiannya. Kalau sudah tahu triknya supaya nyaman pakai menspad bisa jadi orang lebih suka pakai menspad.

Tips Agar Nyaman Menggunakan Menspad

Sebenarnya memakai menspad dan pembalut sekali pakai gak beda jauh. Hanya saja beda perawatan saja. Kalau pembalut sekali pakai langsung buang, menspad perlu dicuci terlebih dahulu. Pembalut sekali pakai pun sebelum dibuang harus dicuci dulu kan darahnya? Jadi sebenernya gak terlalu beda jauhlah dengan pemakaian pembalut sekali pakai.

Gunakan Celana Dalam Yang Pas

Cara memakai menspad dan pembalut sekali pakai sebenarnya sama saja. Kalau pembalut sekali pakai menggunakan perekat untuk dapat menempel di celana dalam. Kalau menspad menggunakan snap atau semacam kancing untuk menjaga agar menspad tetap di tempat. Jadi meski menggunakan menspad kita tetap harus memilih celana dalam yang pas. Kalau bisa jangan kedodoran. Karena jika celana dalam ukurannya terlalu besar maka pembalut akan sering bergeser. Kita juga bisa menggunakan celana dalam menstruasi untuk menghindari bocor pada pakaian.

Ganti Menspad Tiap 3 atau 4 Jam Sekali

Sama seperti menggunakan pembalut sekali pakai, menggunakan menspad pun kita tetap harus mengganti menspad seenggaknya tiga atau empat jam sekali. Meski terkadang menspad belum penuh tapi untuk menjaga kulit gak lembab lebih baik diganti ketika sudah lebih dari empat jam. Berbeda dengan menggunakan pembalut sekali pakai, menggunakan menspad meski dalam jangka waktu yang lama gak membuat iritasi. Hanya saja kulit jadi terasa kurang nyaman apalagi jika menspad sudah penuh dengan cairan.

Jangan Dicuci Dengan Pelembut Atau Pemutih

Saat mencuci menspad disarankan gak menggunakan banyak deterjen. Pilih juga deterjen yang gak mengandung pelembut atau pemutih. Deterjen yang mengandung pelembut atau pemutih dapat menyebabkan menspad berkurang daya serapnya. Kalau sudah berkurang daya serapnya tentu saja agak mengurangi kenyamanan saat penggunaan. Gak hanya itu penggunaan pelembut juga dapat membuat lapisan menspad menjadi panas saat dipakai karena dengan menggunakan pelembut lapisan kain akan tertutup dengan lapisan semacam lilin yang memberikan efek buruk pada kulit.

7 komentar:

  1. jadi tergiur ingin mencoba nih..

    BalasHapus
  2. aku biasa mencuci pembalus sekali pakai sebelum dibuang. Rasanya aneh aja kalau langsung dibuang sementara darahnya masih banya, Sleain di cuci juga dipakein sabun. Jadi sepertinya cocok juga ya aku pakai menspad

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah pake sabun juga? Mending pake menspad deh mba. Gak sayang pembalutnya dibuang. Udah gitu motifnya lucu2 #gakpenting :D

      Hapus
  3. Wuih, ribet kayanya. Enak pake pembalut sekali buang. -,-

    BalasHapus
  4. eh,,, nganu... aku... aku pembalut biasa gak pernah dicuci sih... masukin kantong plastik, simpul mati lalu buang.

    BalasHapus
  5. perawatannya gimana yah? seperti cara cuci, deterjen yg dipakai, dll. biar awet hehehe

    BalasHapus

Komentar akan dimoderasi.
Maaf hanya membalas komentar dari author perempuan.

© 2012 JuvMom - Juvenile Mom's Stories | Powered by Blogger | Design by Enny Law